PEMETAAN BERITA POLITIK DARI MEDIA TERAFILIASI POLITISI (TELAAH BERITA-BERITA TVONE DI TWITTER)
DOI:
https://doi.org/10.35842/massive.v2i2.72Abstract
Pada Pemilu Presiden RI tahun 2019, ditemukan adanya ketidakberimbangan dalam pemberitaan politik dari media massa terafiliasi politisi. Penelitian ini ditujukan untuk melihat apakah ketidakberimbangan ini masih terjadi menuju penyelenggaraan pemilu tahun 2024 dengan memetakan konten-konten yang dirilis oleh media massa terafiliasi politisi melalui media sosial. Secara khusus penelitian dilakukan pada akun twitter resmi TVOneNews pada periode 1 Januari s.d. 31 Maret 2022 untuk melihat keberimbangan pemberitaan tersebut melalui studi deskriptif secara kuantitatif menggunakan social media monitoring tools, Mediawave Interaktif. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan pemetaan konten-konten berita politik yang dirilis twitter TVOneNewspada periode 2 tahun menjelang Pemilu 2024 masih menunjukkan keberimbangan.Â
Kata Kunci: Keberimbangan Berita, Pemetaan Konten Twitter, Media Terafiliasi Politisi, Pilpres, Pemilu
References
Hamad, Ibnu. (2004). ‪Konstruksi Realitas Politik dalam Media Massa: Sebuah Studi critical discourse analysis terhadap Berita-berita Politik. Yayasan Obor Indonesia‬.‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬
Kamim, A. (2017). ‘Sikap Media Daring Dalam Kontestasi Pilkada DKI 2017 (Analisis terhadap Sikap Media Daring dalam Isu Dugaan Penghinaan Kitab Suci Al-Qur’an oleh Cagub Ahok dalam Rentang Pemberitaan 5 Oktober S.D. 20 Oktober 2016).’ Jurnal Komunikasi. Vol. 11, No. 2, hh. 189-200.
Mediawave Interaktif. (2021). Distribusi Konten Twitter Akun Resmi TV One, Metro Tv, & I-News Periode 1 Oktober s.d. 31 Oktober 2021. Diakses pada 8 Februari 2022 dari https://analyticsv4.mediawave.co.id/
Mediawave Interaktif. (2022). Mengenal Sentimen dan World Cloud pada Social Media Listening Tools. Diakses pada 3 Agustus 2022 dari https:// mediawave.co.id/
Nimmo, Dan. (1989). Komunikasi Politik: Khalayak dan Efek. Bandung: Remadja Karya W
Noujaim, J. & Amer K. (Director). (2019). The Great Hack [Film]. The Othrs Production.
Pureklolon, T. (2020). ‘Komunikasi Politik: Kajian Substansial dalam Pendekatan Politik.’ Jurnal Visi Komunikasi, Universitas Mercu Buana. Vol 19, No. 2, hh 205-222
Rosenberg, M., Confessore, N, & Cadwalladr, C. (4 April 2018). ‘Cambridge Analytica and Facebook: The Scandal and the Fallout So Far.’ Nytimes.com Diakses pada 1 Januari 2022 dari: https://www.nytimes.com/2018/04/04/us/politics/cambridge-analytica-scandal-fallout.html
Sapitri, H. & Nurafifah, NL. (2019). ‘Media Televisi Swasta dan Politik dalam Pemilihan Presiden 2019 Ditinjau dari Perspektif Agenda Setting’. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol. 24, No. 2, hh. 113-122.
Sophia, U., & Noviwinarti. (2019). ‘Pemetaan Media Massa dan Media Sosial sebagai Saluran Komunikasi Politik pada Pilkada Kota Tanjungpinang 2018.’ Jurnal Riset Komunikasi. Vol . 2, No. 2, hh. 104-201.
Tabroni, Roni. (2014). Komunikasi Politik pada era Multimedia. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Taher, AP. (2 Februari 2022). ‘Pemilu Serentak 2024: Di Balik Manuver Anies, Ganjar, dan Ridwan Kamil Jelang Pemilu 2024.’ Tirto.id. Diakses pada 8 Februari 2022 dari https://tirto.id/di-balik-manuver-anies-ganjar-ridwan-kamil-jelang-pemilu-2024-gooU.
Zaskya, M., Leviane, AB., Lotulung, JH. (2021) ‘Twitter Sebagai Media Mengungkapkan Diri Pada Kalangan Milenial’ Jurnal Acta Diurna Komunikasi. Vol. 3, No. 1, hh 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- This work is licensed under a MASIIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
















