REPRESENTASI FEMINISME KARAKTER ANNIE LEONHARDT DALAM ANIME ATTACK ON TITAN: WALL SINA, GOODBYE (ANALISIS SEMIOTIKA MODEL JOHN FISKE)

Authors

  • Salma Farah Nadhifah Universitas Amikom Yogyakarta
  • Stara Asrita Universitas Amikom Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.35842/massive.v5i2.213

Keywords:

Feminisme, Semiotika John Fiske, Annie Leonhardt, Anime, Attack on Titan

Abstract

Karya sastra anime merupakan salah satu budaya popular yang digemari secara global hingga saat ini. Penelitian ini membahas representasi feminisme karakter Annie Leonhardt dalam anime Attack on Titan: Wall Sina, Goodbye. Fokus utama dari penelitan ini mengungkap bagaimana kekuatan, kemampuan, kemandirian, ketangguhan, dan perlawanan perempuan yang direpresentasikan melalui karakter Annie Leonhardt. Penelitian ini dianalisis menggunakan tiga level kode dalam semiotika John Fiske. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana feminisme digambarkan melalui karakter Annie Leonhardt. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Annie Leonhardt merepresentasikan beberapa aliran feminisme yaitu feminisme liberal, feminisme radikal, feminism eksistensialis, dan feminisme psikoanalisis. Feminisme liberal terlihat dari karakter Annie sebagai perempuan yang mandiri, kuat, berani mengambil keputusan, dan berperan di ruang publik. Feminisme radikal terlihat dari karakter Annie yang melakukan perlawanan terhadap aksi pelecehan seksual dan perempuan yang melakukan kekerasan fisik demi pekerjaan. Feminisme eksistensialis digambarkan melalui karakter Annie yang mengalami konflik batin dan dilema mental. Serta, feminism psikoanalisis direpresentasikan melalui kilas balik masa kecil Annie yang dididik keras oleh Ayahnya.

References

Al Fariz, M. B., Syarifudin, A., & Trisiah, A. (2024). Fenomena Budaya Wibu Sebagai Bentuk Komunikasi Remaja Generasi Z (Studi pada Komunitas Cosplay Naruto Fans Palembang). Buletin Antropologi Indonesia, 1(2), 9. https://doi.org/10.47134/bai.v1i2.2493

Astutik, F., & Setiadi, T. (2024). Representasi Maskulinitas Perempuan Dalam Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. The Commercium, 8(3), 174–186. https://doi.org/10.26740/tc.v8i3.63474

Dhewy, A. (2022). Edisi Khusus Feminisme: Feminisme Psikoanalisis, Memahami Psikis Untuk Melawan Penindasan Perempuan. https://www.konde.co/2022/12/edisi-khusus-feminisme-feminisme psikoanalisis-memahami-psikis-untuk-mengubah-penindasan perempuan/?tztc=1

Fatika, R. A. (2024, 8 Oktober). Simak 10 negara penonton anime terbanyak 2023. GoodStats Data. Diakses 8 September 2025, dari https://data.goodstats.id/statistic/simak-10-negara-penonton-anime-terbanyak-2023-3iYGB

Febian F.I., & Pasaribu, R.E., (2025). Representasi Feminisme Liberal dalam Anime Chi. Chikyuu no Undou ni Tsuite. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra. 11(4).

Gunawan. (2024). Wanope Ikuji: Analisis Peran Tradisional Dan Konflik Patriarki Dalam Masyarakat Jepang. Kiryoku, 8(2), 446–462. https://doi.org/10.14710/kiryoku.v8i2.446-462

Hiplunudin, Agus. Politik Gender. 1st ed. Yogyakarta: Calpulis, 2017.

Humaida, A., Fasicha, I. D., Alghifari, M. R., & Lestari, P. S. (2024). Potensi Industri Halal di Indonesia sebagai Negara Berpenduduk Muslim Terbesar. AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam, 6(1), 11–24.

Hutagalung, S., Maryani, E., & Setiaman, A. (2024). Sexual Objectification of Girls in Anime Series: Sara Mills’ Critical Discourse Analysis. Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi), 10(1), 36. https://doi.org/10.25124/liski.v10i1.7284

Jain, V., & Bartaria, V. (2022). Decoding the Success of Attack on Titan. Modern Management, Applied Science & Social Science, 04(04), 79–89.

Moleong Lexy J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja

Nishimura, T., Souma, T., Kito, M., Taniguchi, J., Kanemasa, Y., Yamada, J., & Miyagawa, Y. (2022). Collaboration among psychological researchers, the government, and non-profit organizations for “Konkatsu” (marriage hunting) in Japan. Frontiers in Psychology, 13(September), 1–6.

Noviana, F., Avilla, M. T., & Wibisono, N. A. (2023). Objectification and Resistance of Women Against Patriarchal Shackles in Anime Haikara-san ga Tooru Movie 1: Benio, Hana no 17-sai. Japanese Research on Linguistics, Literature, and Culture, 5(2), 83–95. https://doi.org/10.33633/jr.v5i2.8503

Nurfauziah, P. (2018). Efektifitas Penggunaan Alat Bantu Pada Latihan Uchikomi Terhadap Kecepatan Bantingan Teknik Uchimata Pada Cabang Olahraga Judo. 1–8.

Permana, R., & Suzan, N. (2018). Pengalaman Komunikasi Dan Konstruksi Makna “Otaku” Bagi Penggemar Budaya Jepang (Otaku). Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, 8. https://doi.org/https://doi.org/10.34010/jipsi.v8i1.887

Pradiska, D., Solihin, M., & Siyanto, Y.N. (2024). Stigma Feminisme dalam Wedding Agreement 2019 Perspektif Wacana Kritis Sara Mills. Massive: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 46-59.

Prameswari, N., Nugroho, W., & Mahadewi, N. (2019). Feminisme Eksistensial Simone de Beauvoir: Perjuangan Perempuan di Ranah Domestik. Jurnal Ilmiah Sosiologi (SOROT), 1(2), 1–13. https://ojs.unud.ac.id/index.php/sorot/article/view/51955

Rachmasari, F. A., Artha, A. F., & Ayu, D. A. (2024). Penggemar Grup Idola Arashi di Indonesia: Fenomena Budaya Populer Global dan Fan Culture. Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan Dan Kesusastraan, 15(2), 263 282. https://doi.org/10.26594/diglossia.v15i2.4657

Rahadiani, K. I., & Zulfiningrum, R. (2023). Representasi Feminisme Liberal dalam Anime Jujutsu Kaisen. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna, 11(1), 83. https://doi.org/10.30659/jikm.v11i1.22492

Rudiono, H., & Prakoso, A. (2022). Fathering Japan : Strategi Jepang Dalam Mencapai Kesetaraan Gender Sebagai Respon Terhadap Kritik PBB Fathering Japan: Japan’s Strategy for Achieving Gender Equality in Response to UN Criticism. Jurnal Perempuan Dan Anak (JPA), 5(1), 11–22. http://ejournal.umm.ac.id/index.php/JPA

Song, J. (2023). Digital Commons @ IWU Digital Commons @ IWU The Manga The Manga Attack on Titan as a Literary Medium as a Literary Medium. https://digitalcommons.iwu.edu/gateway

Sugitanata, A., Aminah, S., Abdurrasyied, M.H.,. (2024). Representasi Feminime dan Pemberdayaan Perempuan di Pulau Amazon Lily dalam Serial Anime One Piece. Al-Ihka: Jurnal Hukum Keluarga. 16(1), 53 – 67.

Sujatmiko, G. (2020). Kajian Semiotika Pernikahan Karakter Virtual Hatsune Miku dan Akihiko Kondo. KELUWIH: Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(1), 49–55. https://doi.org/10.24123/saintek.v1i1.2787

Tong. (2009). Feminist Thought: A More Comprehensive Introduction. New York: Routledge.

Usmi, R. S., Suryani, T. A., Maharani, R., Erniati, E., Sari, P. C. W., Vania, P. J., Amalia, R., Putri, G. A., Norantika, D., & Isra, A. (2025). Faktor Penyebab Wanita Menunda Pernikahan di Indonesia. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, Dan Humaniora, 6(1), 18–26. https://doi.org/10.33650/trilogi.v6i1.10061

Wardani, W. D. K., & Suherman, E. (2023). Objektifikasi Dan Male Gaze Dalam Kumpulan Cerpen Zou No Shoumetsu Karya Murakami Haruki. Japanology: The Journal of Japanese Studies, 10(2), 128–143. https://doi.org/10.20473/jjs.v10i2.54735

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Farah Nadhifah, S., & Asrita, S. (2025). REPRESENTASI FEMINISME KARAKTER ANNIE LEONHARDT DALAM ANIME ATTACK ON TITAN: WALL SINA, GOODBYE (ANALISIS SEMIOTIKA MODEL JOHN FISKE). MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 104–118. https://doi.org/10.35842/massive.v5i2.213

Issue

Section

Articles