ANALISIS ISI UNSUR SADISME PADA PEMBERITAAN KRIMINAL DI MEDIA ONLINE CEKLISSATU.COM
DOI:
https://doi.org/10.35842/massive.v5i1.173Keywords:
Analisis Isi, Sadisme, Pelanggaran Etika Jurnalistik, Pemberitaan Kriminal, Media OnlineAbstract
Tingginya frekuensi berita kriminal yang menonjolkan unsur kekerasan di media online telah menimbulkan kekhawatiran akan adanya pelanggaran etika jurnalistik, khususnya dalam pemberitaan kasus pemerkosaan dan pembunuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur sadisme dalam berita kriminal yang dimuat di platform media online Ceklissatu.com. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan 35 berita kriminal yang diterbitkan antara Januari 2023 dan April 2025 sebagai unit analisis. Sampel dipilih melalui purposive sampling berdasarkan jenis kasus dan periode waktu tertentu. Kategori pelanggaran etika yang dianalisis mengacu pada Pasal 3 dan 4 Kode Etik Jurnalistik, yang meliputi: tidak menguji informasi, tidak berimbang, mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, tidak menerapkan asas praduga tak bersalah, bohong, fitnah, sadis, dan cabul. Temuan ini menunjukkan bahwa unsur sadis merupakan proporsi pelanggaran tertinggi, yaitu 22,86% dari total 51,42% pelanggaran yang teridentifikasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kekerasan yang berlebihan dalam pemberitaan masih terjadi, bahkan di media yang sudah terverifikasi.References
Aminatuzahra, N., & Astuti, Y. D. (2024). MANAJEMEN KOMUNIKASI PADA AKUN INSTAGRAM @BATANG.UPDATE SEBAGAI PLATFORM CITIZEN JOURNALISM. MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 22–35. https://doi.org/10.35842/massive.v4i1.152
Apjii.or.id. (2024). Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. Diakses pada 13 Oktober 2024 dari https://apjii.or.id/
DataIndonesia.id. (2024). Daftar sumber berita yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia pada 2024. Diakses dari https://dataindonesia.id/
Dewan Pers. (2017). Buku saku wartawan. Dewan Pers.
Fitriani, R. (2020). Etika jurnalistik dalam pemberitaan kriminal: Tinjauan kode etik dan dampaknya pada korban. Jurnal Komunikasi Profesional, 4(2), 115–124.
Hijriani, H. and Nur, M. N. A. (2024). Kebebasan Pers, Tanggung Jawab dan Etika Jurnalistik dalam Lingkungan Media online yang Kompetitif. Jurnal Pembangunan Hukum Indone, 6(2), 301–314.
Ihsani, S. N. (2021). Kekerasan berbasis gender dalam victim-blaming pada kasus pelecehan yang dipublikasi media online. Jurnal Wanita Dan Keluarga, 2(1), 12–21.
Kilgo, D. K., & Sinta, V. (2016). Six things you didn’t know about headline writing: Sensationalistic form in viral news content from traditional and digitally native news organizations. Research Journal of the International Symposium on online Journalism, 6(1), 111–130.
Martono, N. and Isnania, R. (2023). Metode penelitian kuantitatif: Survei, analisis isi, analisis data sekunder (3rd ed.). Rajawali Pers.
Nurhadi, A. (2021). Eksploitasi kekerasan dalam pemberitaan media digital: Analisis dampak terhadap psikologis audiens. Jurnal Psikologi Media, 3(1), 45–59.
Pickard, V. P. (2017). Essential principles for contemporary media and communications policymaking. Reuters Institute for the Study of Journalism: University of Oxford. https://reutersinstitute.politics.ox.ac.uk/
Putri, D. M. A. (2012). Blaming The Victim: Representasi Perempuan Korban Pemerkosaan di Media Massa (Analisis Semiotika dalam Pemberitaan di Koran Suara Merdeka Desember 2011–Februari 2012). Interaksi, 1(1), 1-15
Savitri, A. (2019). Revolusi industri 4.0: Mengubah tantangan menjadi peluang di era disrupsi 4.0. Penerbit Genesis.
Shofiyannajah, R. and Nurcahyo, D. (2023). Sensasionalisme dalam pemberitaan kriminal: Kajian etis media online. Jurnal Etika Dan Komunikasi, 5(1), 12–24.
Susilo, D. and Haezer, E. (2017). Konstruksi seksualitas perempuan dalam berita pemerkosaan di teks media daring. Jurnal Kawistara, 7(1), 41–55.
Yulika, L., Efendi, R. and Yulia, Y. (2022). Analisis penerapan sistem pembayaran honor untuk pegawai yang melakukan kegiatan pada Pusat Pengembangan Bahasa (P2B) UIN Suska Riau. Journal of Management and Accounting (JMA), 1(2), 94–104.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- This work is licensed under a MASIIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
















