STRATEGI KOMUNIKASI DALAM IKLAN SASA "WE ARE MSG" DI INSTAGRAM TERHADAP PERSEPSI GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.35842/massive.v4i2.161Keywords:
Strategi Komunikasi, Instagram, Persepsi, Generasi ZAbstract
Perkembangan pesat teknologi digital mengubah lanskap media massa secara signifikan, khususnya dalam bidang periklanan digital. Karena popularitasnya, Instagram menjadi platform yang sangat efektif untuk beriklan. Sasa menggunakan platform Instagram sebagai media komunikasi untuk membentuk persepsi publik mengenai produk yang mereka promosikan. Instagram sebagai platform media sosial yang berorientasi visual, berperan penting dalam membentuk opini publik dan menetapkan agenda berbagai isu. Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi yang diterapkan dalam iklan Sasa "We are MSG (Micin Self Approved Generation)" di Instagram serta pengaruhnya terhadap persepsi generasi Z. Dengan menggunakan teori agenda setting, penelitian ini menganalisis bagaimana iklan Sasa dalam membentuk persepsi audiens melalui konten iklan yang kreatif dan relevan dengan audiens melalui media sosial Instagram. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan oleh Sasa berhasil menarik perhatian generasi Z dengan memanfaatkan isu yang sedang tren yang dikemas melalui bahasa visual yang sesuai dengan selera audiens. Setelah menonton iklan tersebut, generasi Z memberikan persepsi positif terhadap produk. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi komunikasi yang efektif di media sosial dalam memengaruhi persepsi audiens target, terutama generasi Z.
References
APJII. (2024). “Survei APJII - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia”. Diakses dari https://survei.apjii.or.id/
Arum, A., Lingga, Zahrani, A., Duha, N. A. (2023). “Karakteristik Generasi Z Dan Kesiapannya Dalam Menghadapi Bonus Demografi 2030.” Accounting Student Research Journal 2, no. 1.
Arum, L. S., Zahrani, A., Duha, N. A., (2023). “Karakteristik Generasi Z Dan Kesiapannya Dalam Menghadapi Bonus Demografi 2030”. Accounting Student Research Journal. Vol 2, No. 1.
Darmadi. (2021). “Analisis Penerapan Teori Agenda Setting Pada Surat Kabar Harian Serambi Indonesia Dan Harian Waspada,” Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Masyarakat Islam 11, no. 2.
Hasibuan, A. H., Alfikri, M., Jailani, M. (2023). “Agenda Setting Pemberitaan Vaksin Covid-19 Di Media Online Medanposonline.Com,” SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan 2, no. 4.
Izzaty, R. E., Astuti, B., Cholimah, N. (2020). “Isu Bubuk Mesiu Luwak White Coffee Di Media Sosial Akun @akay_sampit,” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.
Maiti, Bidinger. (2022). “Sejarah Instagram BAB IV.” Journal of Chemical Information and Modeling 53, no. 9.
Nasihin, A., Zen, M. (2023). “Strategi Dakwah Melalui Iklan Produk Halal Di Media Sosial”. Islamic Economic Law: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah. Vol 1, No. 1.
Rainner, P. (2023). “Sensus BPS: Saat Ini Indonesia Didominasi Oleh Gen Z”. Diakses dari https://data.goodstats.id/statistic/sensus-bps-saat-ini-indonesia-didominasi-oleh-gen-z-n9kqv
Sari, Y. R. et al. (2022). “Pengaruh Tagline Dan Brand Ambassador Terhadap Representasi Makna Iklan Sasa : Kajian Semiotik” 3, No. 2.
Statista. (2024). “Periklanan Digital-Indonesia”. Diakses dari https://www.statista.com/outlook/ dmo/digital-advertising/indonesia
Taliwuna, M., et al. (2024). “Strategi Pendidikan Moral Dalam Menghadapi Tantangan Digitalisasi Bagi Generasi Z”. 3, no. 2 (2024): 53.
Thaliban, M. H. (2022). “Agenda Setting Pada Film Lingsem Bertema Bantuan Sosial (Bansos) Karya Kediripedia” 2, no. 2012.
Ulya, R. H. (2021). Konspirasi Dokter-Pemda and D I Jepara, “Analisis Agenda Setting Detiknews Terkait Berita Hoax Corona”. Semarang: Universitas Semarang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- This work is licensed under a MASIIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
















