ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL GEN-Z (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SULAWESI BARAT)

Authors

  • Rezki Rahmawati Universitas Sulawesi Barat
  • Putri Indi Rahayu Universitas Sulawesi Barat
  • Muhammad Syihabuddin Taufiq Universitas Sulawesi Barat

DOI:

https://doi.org/10.35842/massive.v4i2.156

Keywords:

Gen Z, Kesehatan Mental, Kesejahteraan Emosional, Media Sosial

Abstract

Gen Z dikenal sebagai generasi dengan koneksi digital yang kuat. Hal ini sebenarnya tidak mengejutkan jika mengingat mereka memang merupakan generasi yang tumbuh di era peralihan yakni masa transisi menuju industri 4.0. Keakraban gen Z dengan teknologi komunikasi terutama media sosial tentu berdampak pada segala aspek kehidupan mereka, tidak terkecuali aspek kesehatan mental. Penelitian yang dilakukan dengan metode kuantitatif dan teknik analisis statistik deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial pada kesehatan mental gen Z. Data yang digunakan adalah data primer dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik non-probability sampling yakni Quota Sampling dengan menggunakan quisioner terkait dampak media sosial pada kesejahteraan emosional gen Z sebagai bagian dari kesehatan mental. Subjek penelitian merupakan mahasiswa gen Z Universitas Sulawesi Barat, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat sebanyak 104 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek positif sebanyak 39,4% gen Z kadang-kadang merasa lebih bersemangat atau antusias setelah berinteraksi dengan media sosial dan 47,1% merasa sangat sering terhubung dengan teman atau keluarga ketika menggunakan media sosial. Pada aspek negatif, 33,7% dari mereka kadang-kadang merasa stress atau terbebani setelah menghabiskan banyak waktu di media sosial. Pada aspek kepuasan hidup, 41,3% kadang-kadang merasa bahwa hidupnya memiliki tujuan setelah berinteraksi di media sosial. Aspek perasaan pada diri sendiri menunjukkan bahwa 42,3% dari mereka kadang-kadang merasa bangga dengan diri sendiri setelah menggunakan media sosial. Sementara pada aspek interaksi sosial didapatkan 37,5% yang sering merasa lebih terhubung dengan orang-orang sekitarnya setelah berinteraksi di media sosial dan aspek  kecemasan sosial menunjukkan 35,6% dari mereka kadang-kadang merasa cemas tentang bagaimana orang lain melihat atau menilai unggahannya di media sosial.

References

Aksan, N., Kisac, B. A., & Demirbuken, S. (2009). Symbolic interaction theory. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 902-904.

APJII. (2024, Februari 7). Berita. Retrieved from APJII: https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Aprilia, R., Sriati, A., & Hendrawati, S. (2020). Tingkat kecanduan media sosial pada remaja. Journal of Nursing Care.

Association, A. C. (2011). National College Health Assessment II : Reference Group Executive Summary Spring 2011. Journal of American College Health.

Boediman, E. P. (2023). Exploring the Impact of Emerging New Media and Communication Technologies on Society: A Scoping Review. SADHARANANIKARANA: Jurnal Ilmiah Komunikasi HINDU .

Braghieri, L., Levy, R., & karin, A. (2022). Social media and mental health. American Economic Review, 112(11), 3660–3693.

Erin, E. (2021). Self-Presentation in Social Media: Review and Opportunity . Review of Communication Research.

Feriyati, I., & Deslia, I. F. (2024). Strategi Digital Marketing Communication Maestro Parfum dalam Meningkatkan Minat Beli Konsumen. Massive: Jurnal Komunikasi .

Gunawan, H., Anggraeni, I., & Nurrachmawati, A. (2021). Hubungan Intensitas Penggunaan Sosial Media dengan Kesehatan Mental pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman di masa Pandemi COVID-19. Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 83-92.

Huang, C. (2020). Social Network site use and adolescent depression: A meta-Analysis. Journal of Adolescence, 44-55.

Kemp, S. (2024, Februari 21). Reports. Retrieved from Data Reportal: https://datareportal.com/reports/digital-2024-indonesia

Phua, J., Jin, S., & Kim, J. (2017). Uses and gratifications of social networking sites for bridging and bonding social capital: A comparison of Facebook, Twitter, Instagram, and Snapchat. Computers in Human Behavior, 182-190.

Saskia, E., & Taufiq F, N. (2024). Persepsi Generasi Z terhadap Fitur Postingan Ulang pada Aplikasi Tiktok. Mutakkalimin : Jurnal Ilmu Komunikasi .

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D . Bandung: Alfabeta.

Thursina, F. (2023). Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Siswa Pada Salah Satu SMAN di Kota Bandung. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science.

Twenge, J., Martin, G. N., & Spitzberg, B. H. (2018). Trend in US Adolescents Media Use and Association with Academic, Psychollogical and Sleep Outcomes. Developmental Psychology, 1619-1635.

Yonatan, A. (2023, Juni 20). Statistik. Retrieved from GoodStats: https://data.goodstats.id/statistic/indonesia-peringkat-4-ini-dia-7-negara-pengguna-internet-terbesar-di-dunia-FLw6V

Zhao, N., & Zhou, G. (2020). Social Media Use and Mental Health during the COVID-19 Pandemic : Moderator Role of Disaster Stressor and Mediator Role of Negative Affect. Applied Psychology, 1019-1038.

Downloads

Published

2024-12-30

How to Cite

Rahmawati, R., Rahayu, P. I., & Taufiq, M. S. (2024). ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL GEN-Z (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SULAWESI BARAT). MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 1–13. https://doi.org/10.35842/massive.v4i2.156

Issue

Section

Articles