REPRESENTASI PERNIKAHAN DINI PADA FILM “YUNI†(Analisis Semiotika Roland Barthes)
DOI:
https://doi.org/10.35842/massive.v3i2.93Abstract
Film merupakan sarana komunikasi massa yang dapat dijadikan media penyampaian pesan kepada masyarakat luas, tanda dapat berupa dialog, adegan, mimik, gestur dan latar dalam sebuah adegan. Banyak film yang mengangkat isu sosial di masyarakat, hal ini diharapkan dapat mengubah perspektif dan pola pemikiran masyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia pernikahan dini, perempuan putus sekolah dan menjadi ibu rumah tangga adalah hal yang lumrah. Namun di sisi lain pernikahan dini nyatanya menjadi penyebab banyaknya kasus KDRT dan pelecehan seksual yang merugikan kaum perempuan. Menurut UNICEF 2018 terdapat 650 juta anak perempuan menikah sebelum usia 18 tahun dan Indonesia merupakan negara ke-8 dengan angka pernikahan dini tertinggi di dunia. Dalam film Yuni membahas berbagai isu mengenai kaum perempuan yang menjadi korban atas maraknya pernikahan dini yang masih menjadi budaya pada beberapa kalangan masyarakat Indonesia. Penelitian berupa kualitatif deskriptif dengan metode Roland Barthes yang mengkaji makna denotasi, konotasi dan mitos dari objek. Hasil dari penelitian ini adalah pernikahan dini tanpa persiapan yang cukup, baik secara mental, biologis dan ekonomi akan menimbulkan tindak kekerasan dalam rumah tangga serta sulitnya mencapai kehidupan yang layak. Yuni, Suci, Tika dan Sarah merupakan contoh korban pernikahan dini. Pernikahan dengan persiapan yang matang dan di usia yang cukup akan menekan angka kasus KDRT, perceraian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Kata Kunci: Film, Pernikahan Dini, KDRT, Roland Barthes
References
Adlini, dkk. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1).
Hakiki, Gaib. (2020). Pencegahan Perkawinan Anak Percepatan Yang Tidak Bisa Ditunda. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Hertika, Putri Mareta, dkk. (2017). Hubungan Pernikahan Usia Dini dengan Risiko Tindak Kekerasan oleh Ibu pada Anak Usia Prasekolah di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. e-jurnal Pustaka Kesehatan, vol 5 no 3.
Isbimayanto, dkk. (2023). Representasi Budaya Patriarki Film Yuni (Sebuah Analisis Semiotika Roland Barthes). Universitas 17 Agustus 1945. Surabaya.
Nurbayati, N., Nurjuman, H., & Mustika, S. (2019). Konstruksi Media Tentang Aspek Kemanusiaan Pada Poligami (Analisi Isi Terhadap Film Surga Yang Tak Dirindukan). JRK (Jurnal Riset Komunikasi).
Prasetya, Arif Budi. (2019). Analisis Semiotika Film dan Komunikasi. Intrans Publishing. Malang.
Rani, Stevani Andhika S. (2023). Representasi Feminisme dalam Budaya Familialisme pada Film Yuni Karya Kamila Andini. Universitas Surakarta. Surakarta.
Sobur, A. (2013). Semiotika Komunikasi. Rosda. Bandung.
Wibisono, Panji dkk. (2021). Analisis Semiotika Roland Barthes dalam Film Bintang Ketjil karya Wim Umboh dan Nisbach Yusa Bira. Jurnal dinamika Ilmu Komunikasi Vol.1 No.1.
www. Imdb.com diakses pada tanggal 15 Juni 2023 pukul 15.44 WIB.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with MASSIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
- This work is licensed under a MASIIVE: Jurnal Ilmu Komunikasi Creative Commons Attribution-ShareAlike License.
















